sales offline
billing offline
support offline
forum
Pemasaran: 0856-2800-950
Dukungan Teknis: 088-11-951-852 Berikut adalah tabel daftar harga domain indonesia (pendaftaran baru, perpindahan domain serta perpanjangan domain) untuk masa kontrak 1 tahun terhitung sejak domain Anda diaktifkan.
Domain dengan DTD (Domain Tingkat Dua) Indonesia ini memerlukan kelengkapan persyaratan tertentu seperti yang terlampir pada kolom dibawah. Untuk mendapatkannya Anda harus melampirkan data yang dimaksud pada saat proses konfirmasi pembayaran dalam bentuk file JPEG/PDF dengan ukurannya yang tidak lebih dari 250KB.
Terkait dengan pengecekan validitas data, maka aktivasi domain Indonesia saat ini masih dikerjakan secara manual sehingga akan sedikit membutuhkan waktu ketimbang aktivasi untuk domain Internasional. Proses validasi juga hanya akan dikerjakan pada hari dan jam kerja yang berlaku (Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB), oleh karenanya kami menghimbau pendaftaran serta pengiriman data terkait dilakukan pada waktu tersebut. Jika Anda mengirimkan data diluar jam tersebut, maka kami baru akan memproses pada jam dan hari kerja berikutnya.
| DTD | Harga Domain |
Persyaratan & Lampiran |
|
| .ac.id | Rp. 75.000,- |
|
|
| .co.id | Rp. 135.000,- |
|
|
| .go.id | Rp. 75.000,- |
|
|
| .mil.id | Rp. 75.000,- |
|
|
| .net.id | Rp. 135.000,- |
|
|
| .or.id | Rp. 75.000,- |
|
|
| .sch.id | Rp. 75.000,- |
|
|
| .web.id | Rp. 35.000,- |
|
|
Catatan:
|
|||
Nama Domain atau yang sering disingkat dengan domain adalah sebuah nama unik untuk mengidentifikasi suatu nama server komputer di dalam jaringan komputer yang saling terhubung (internet).
Domain ini memiliki fungsi untuk mempermudah pengguna internet ketika hendak mengakses server yang dikunjungi dibandingkan bila harus mengingat IP Address yang berupa deretan angka-angka.
Contoh domain adalah "apadong.biz" sedangkan contoh IP Address adalah "76.76.22.249".
Domain Tingkat Dua atau yang disingkat dengan kata DTD atau dalam bahasa Indonesia Ranah Internet Peringkat Dua merupakan rujukan kepada huruf-huruf terakhir sebelum country code TLD (ccTLD) dalam sebuah nama domain.
Contoh DTD "apadong.web.id".
Mulai 1 Mei 2007 pengelolaan domain .id sepenuhnya berada di tangan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), setelah sebelumnya dikelola oleh Departemen Komunikasi dan Informasi juga Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bekerjasama dengan pengelola domain .id (ccTLD-ID).
Pada 1 April 2009 tercatat sudah 37.349 pengguna nama domain yang menggunakan domain .id dan diprediksikan pada akhir tahun 2009 pengguna domain .id akan mencapai 50.000 pengguna.
Dengan adanya persyaratan identitas membuat domain .id menjadi lebih legitimate. Sehingga kemungkinan penyalahgunaan domain .id di dunia maya seperti penipuan akan jauh dapat diminimalisir bila dibandingkan dengan domain internasional (.com, .net, .info, dll) yang sangat mudah didapat tanpa harus mencantumkan identitas pemiliknya.