Tutorial - Tips Memilih Hosting

Sama seperti saat menentukan suatu nama domain, memilih hosting yang tepat juga bukan perkara mudah. Selain karena maraknya para penawar jasa hosting dengan berbagai daya tarik yang menggiurkan, kejelian Anda dalam menentukan kualitas jasa layanan hosting merupakan tuntutan yang paling utama.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat dijadikan panduan awal untuk memilih hosting yang tepat bagi website Anda:

  1. Keberadaan Perusahaan
    Pada website bersangkutan, harus dapat ditemui secara mudah dan jelas informasi mengenai alamat lengkap perusahaan. Alamat lengkap disini adalah alamat fisik bangunan yang valid (tidak fiktif). Hal ini sangat penting demi menjaga kelangsungan website Anda nantinya, jangan sampai ditengah jalan tiba-tiba website Anda tidak dapat diakses dan ketika hendak melakukan klaim ternyata hoster tersebut menghilang tanpa jejak. Keberadaan perusahaan ini juga meliputi status badan usaha, nomer telepon, serta e-mail yang jelas. Kejelasan ini penting dibutuhkan karena ketika terjadi masalah, Anda jadi tahu harus mengajukan komplain kemana.
  2. Perjanjian dan Persyaratan Layanan yang Jelas
    Banyak calon pembeli hosting menempatkan hal ini pada urutan kesekian ketika melirik suatu layanan hosting. Padahal justru, perjanjian dan persyaratan layanan (seringkali disebut juga sebagai TOS / Terms of Service) ini sangat berguna sebagai perlindungan hak-hak Anda sebagai konsumen. Anda harus benar-benar teliti membaca & memahami isi dari seluruh perjanjian yang ditampilkan agar jika sewaktu-waktu terjadi masalah, Anda memiliki dasar yang kuat sebagai tuntutan. Selain itu, Anda harus mengetahui betul isi website yang diperbolehkan/dilarang oleh layanan tersebut guna menghindari tuntutan hukum yang serius kepada Anda.
  3. Layanan Pencadangan Data (Backup)
    Perhatikan betul, apakah pihak pengelola hosting menyediakan layanan pencadangan data (backup) secara rutin/berkala atau tidak. Sebab, kita tidak pernah tahu kapan terjadinya gangguan. Tentunya akan sangat menyakitkan bila data-data website kita hilang begitu saja karena suatu hal. Dengan pencadangan data ini, resiko kehilangan data-data website kita akan mampu diminimalisir.
  4. Dukungan Teknis 24 Jam
    Urgensi dari poin ini adalah ketika website Anda mengalami masalah teknis seperti down, maka Anda akan mendapatkan bantuan penyelesaian kapanpun dibutuhkan. Pilihlah penyedia hosting yang menjamin dukungan teknis 24 jam dan bisa dihubungi sewaktu-waktu melalui telepon, sms, e-mail, serta messenger.
  5. Kualitas & Keamanan Server
    Hal ini berhubungan dengan kecepatan akses terhadap web Anda. Umumnya penyedia hosting memberikan pilihan lokasi server, oleh karena itu Anda harus memiliki target lokasi pengunjung. Apabila pengunjung Anda kebanyakan dari Indonesia maka akan lebih baik apabila lokasi server web Anda ada di Indonesia dan sebaliknya apabila target pengunjung web Anda dari luar negeri, pilih lokasi server di USA atau negara lainnya. Lihat juga apa sistem operasi yang mereka gunakan, Linux atau Windows. Kalau web Anda banyak menggunakan PHP, sebaiknya pilih server linux. Pastikan juga apakah penyedia hosting memiliki ahli di bidang keamanan jaringan yang selalu memonitor kondisi server selama 24 jam penuh atau tidak. Hal ini penting karena kita tidak pernah tahu kapan hacker/cracker akan berbuat usil terhadap server tempat kita menaruh data-data website kita.
  6. Fasilitas & Fitur yang Ditawarkan
    Fasilitas yang ditawarkan tentunya berbanding lurus dengan harga yang harus dibayarkan. Pahami betul apakah kebutuhan website Anda mampu dipenuhi oleh penyedia hosting/tidak. Fasilitas disini terkait dengan manajemen hosting (e-mail, database, FTP, script functions, dsb.). Ada penyedia hosting yang karena beberapa alasan meniadakan/menonaktifkan fitur-fitur pengelolaan hosting. Untuk itu, pastikan betul Anda mendapatkan fitur pada control panel hosting yang utuh sesuai biaya yang Anda bayarkan. Dan yang perlu Anda catat baik-baik adalah jangan mudah terbuai dengan rayuan maut kata "UNLIMITED DISK SPACE". Sebab, sebenarnya hal ini sangat mustahil, karena segala sesuatu ada batasannya. Sekarang coba pikirkan, dimana data-data website Anda akan ditampung? Di dalam sebuah harddisk server bukan? Ibarat rumah, seluas-luasnya rumah yang kita punya, pasti memiliki kapasitas maksimal untuk menampung barang-barang di dalamnya. Begitu juga harddisk, pernahkah mengetahui ada harddisk yang memiliki kapasitas tak terbatas? Pasti tetap ada batasannya, entah itu 100GB, 100TR, dan seterusnya. Jangan sampai tertipu!
  7. Kepemilikan & Pengaturan Domain
    Domain sudah selayaknya menjadi milik pelanggan dan pelanggan berhak melakukan pengaturan terhadapnya. Oleh karena itu pelanggan harus diberikan akses penuh ke control panel domain yang berfungsi untuk mengatur domain secara administratif (whois info/kepemilikan) dan teknis (pengaturan nameserver). Hak ini juga termasuk Transfer Secret/Domain Secret/EPP Code domain. Kode EPP ini berfungsi sebagai kunci untuk melakukan proses transfer/pemindahan domain ke registrant lain jika sewaktu-waktu Anda merasa perlu untuk memindahkan domain Anda. Seringkali penjual domain dengan sengaja tidak memberitahukan kode EPP ini kepada pemilik domain dengan alasan agar pemilik domain terus menyewa domainnya di tempat mereka. Beribu-ribu alasan akan digunakan ketika pelanggan hendak menagih hak ini agar tidak dapat memindahkan domainnya ke tempat lain. Ini sungguh suatu cara usaha yang licik dan Anda sebagai pelanggan harus teliti betul perihal aturan kepemilikan domain ini pada penjual yang bersangkutan.
  8. Jaminan Uptime
    Periksalah apakah sebuah penyedia hosting memberikan jaminan website Anda akan dapat diakses sepanjang waktu/tidak. Memang sulit untuk memastikan website Anda akan 100% online terus, karena ada kemungkinan gangguan teknis tertentu/pada saat maintenance yang tidak mampu menghindarkan server harus diofflinekan sementara. Namun demikian, kebanyakan penyedia hosting akan memberikan jaminan uptime diatas angka 99%. Periksa dengan teliti apakah klaim angka itu didukung oleh 'kekuatan' yang memadai/tidak seperti misalnya spesifikasi server, tenaga teknis hingga kompensasi tertentu jika jaminan uptime tidak terpenuhi demi kenyamanan Anda.
  9. Belajarlah dari Pelanggan yang Lain
    Anda dapat menentukan realibilitas & kredibilitas dari suatu penyedia hosting melalui pelanggan yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Meskipun tidak melulu dapat dijadikan patokan (karena biasanya hanya menampilkan yang baik-baik saja), kolom Testimonial dapat mencerminkan keadaan hosting tersebut. Selain itu, Anda dapat mencari tahu siapa saja pelanggan yang telah menggunakan jasa hosting bersangkutan dan menghubungi sang pemilik secara langsung untuk bertanya mengenai pengalamannya selama menggunakan layanan hosting.
  10. Harga
    Sengaja poin ini diletakkan di bagian paling akhir. Tentunya Anda tidak ingin mengorbankan kualitas layanan demi harga yang tidak seberapa bukan? Tentunya akan sangat menyakitkan bila Anda harus kehilangan data-data penting pada website Anda karena kualitas yang buruk sebagai konsekuensi harga yang murah. Meskipun harus diakui pula bahwa tidak selamanya harga yang mahal itu juga mampu menjamin kualitas yang baik, tapi setidaknya perhatikan dan kritisilah dengan seksama kesembilan poin diatas sebelum Anda melirik harga yang ditawarkan. Anda dapat menggunakan penyedia hosting yang memberikan fitur lengkap, fasilitas yang utuh, pelayanan pelanggan yang baik, perjanjian layanan yang jelas, namun tetap dengan harga yang realistis.
Lisensi Dokumen
Seluruh artikel yang termuat dalam situs ini ada dibawah kepemilikan dan hak cipta Apa Dong (dot) Biz yang dilindungi oleh Undang-undang. Kecuali dengan turut menyebutkan sumber (URL) halaman yang bersangkutan, seluruh artikel dalam situs ini tidak diperkenankan untuk dipublikasikan atau didistribusikan ulang dengan alasan apapun juga.