Tutorial - Tips Memilih Nama Domain

Menentukan suatu nama domain yang bagus dan efektif memang merupakan pekerjaan yang susah-susah mudah. Hal ini karena seringkali nama domain yang kita inginkan sudah terlebih dahulu didaftarkan orang lain. Namun demikian, begitu kita sudah mendapatkan nama domain yang tepat, maka keuntungan pun akan terus mengalir.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih nama domain yang tepat untuk website Anda:

  1. Unik, Singkat & Mudah Diingat
    Unik disini berarti punya karakteristik, singkat itu terdiri dari sedikit huruf, serta mudah diingat atau familiar. Ketiga faktor ini diperlukan oleh pengunjung untuk memudahkan mereka mendatangi lagi situs Anda. Penggunaan unsur yang lucu/humor di dalam pemilihan nama domain juga patut Anda pertimbangkan. Hal inilah yang kemudian akan menjadikan situs Anda menjadi populer.
  2. Jagalah Agar Nama Pengenal Anda Juga Sebagai Nama Domain Anda
    Kalau Anda memiliki nama Fulan, lantas mengapa tidak menggunakan domain fulan.com? Atau bila Anda memiliki komunitas "Angkringan" pasti akan lebih cantik bila menggunakan nama angkringan.or.id. Mengapa? Sebab ketika orang sudah begitu akrab dengan nama "fulan" atau "Jambu Golek" maka mereka akan mengasumsikan nama domain website Anda menggunakan nama-nama yang telah mereka kenal tersebut. Kalau hal ini tidak Anda lakukan, akan sangat sayang sekali kehilangan banyak calon pengunjung website selain tentunya akan menguras tenaga dan waktu lebih untuk mempromosikan ulang nama website Anda tersebut.
  3. Nama Domain Sebaiknya Mencerminkan Isi Website
    Kalau Anda memiliki usaha jambu, maka pemilihan nama sepatuku.com tentulah sangat menggelikan. Bukan hanya itu, ketidakcocokan nama & isi website juga dapat mengurangi peringkat website Anda di mesin pencari bahkan bukan tidak mustahil akan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) karena Anda dinilai telah melakukan pengecohan.
  4. Sebisa Mungkin Hindarkan Penggunaan Angka & Penyingkatan
    Sebab umumnya menghafal angka akan lebih sulit ketimbang menghafal huruf/kata. Sedangkan bila Anda memiliki nama perusahaan/lembaga yang terdiri dari beberapa kata, aturlah agar menghindari penyingkatan kecuali memang orang sudah akrab dengan akronim tersebut. Misalnya, "Komisi Pemberantasan Korupsi" sudah jamak dikenal oleh masyarakat dengan akronim KPK, maka ketika dibuat situs yang bernama kpk.go.id hal ini tidak menjadi masalah.
  5. Pemilihan Ekstensi
    Bijaklah dalam menentukan ekstensi domain. Tidak semua nama domain harus dipaksakan berakhiran .com hanya semata-mata karena urusan 'gengsi'. Secara legal memang untuk domain-domain internasional tidak ada aturan baku tapi seyogyanya kita harus membiasakan diri dengan aturan 'moral' seperti misalnya, penggunaan ekstensi .biz untuk bisnis, .info untuk situs informasi, .net untuk jaringan, dan lain sebagainya. Pun demikian, meskipun banyak kalangan menilai penggunaan ekstensi domain .id (.web.id, .co.id, .or.id, dst..) sungguh merepotkan karena harus menyertakan lampiran persyaratan-persyaratan tertentu, namun sebenarnya hal ini justru akan membuat domain Anda menjadi legitimate dibandingkan nama domain internasional lainnya.
  6. Belilah Ekstensi Domain Lainnya
    Bila Anda telah memiliki domain berekstensi .com, maka sebaiknya Anda juga harus mendaftarkan domain Anda dengan ekstensi-ekstensi lainnya. Hal ini demi mencegah penyalahgunaan nama domain oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Apalagi jika nama domain Anda mewakili sebuah perusahaan ternama, seperti misalnya yahoo.com, Anda juga perlu memiliki domain yahoo.co.id, dst..
  7. Hindari Pengulangan Kata Lebih dari 3 (Tiga) Kali
    Karena hal ini dapat dianggap sebagai spam. Contohnya, domain fulan-fulan-fulan.web.id akan lebih baik menjadi domain fulanfulan.web.id.
  8. Penggunaan Tanda Hubung
    Jika Anda ingin menggunakan tanda hubung dalam domain, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
    • Kekurangan: sulit diingat oleh pengunjung. Misalnya domain Anda free-plus-plus.com, maka kebanyakan pengguna akan menyangka situs Anda freeplusplus.com dan walhasil mereka justru akan diarahkan ke situs pesaing Anda.
    • Kekurangan: tidak efektif dalam promosi. Ketika teman Anda mempromosikan situs free-plus-plus.com Anda kepada orang lain, mungkin dia akan berkata seperti ini, "Eh, saya kemarin menemukan artikel ini di situs Free Plus Plus dot com lho..". Orang lain itu kemudian akan mengingatnya dan kemudian mengetikkan alamat di browser "freeplusplus.com". Upz!
    • Kekurangan: terlalu capek untuk mengetik karakter tambahannya.
    • Keuntungan: mesin pengindeks dapat membedakan kata kunci Anda dengan lebih baik sehingga situs Anda akan menjadi lebih menonjol dalam hasil pencarian untuk kata kunci tersebut pada domain Anda.
    • Keuntungan: Anda dapat menggunakan domain nyaris seperti yang Anda inginkan. Misalkan, sebelumnya Anda mengincar domain freeplusplus.com namun ternyata domain itu sudah dimiliki orang lain, jadi daripada harus pusing mencari domain lain Anda bisa menggunakan tanda penghubung tersebut.
    Sehingga dengan demikian, penggunaan tanda penghubung ini sangat kasuistik sifatnya tergantung situasi yang terjadi.
  9. Buang Bagian Kata Yang Tidak Perlu
    Gunakan nama domain dengan kata yang pokok saja. Pemilihan nama sediamurah.com akan jauh lebih baik ketimbang nama disediakanmurah.com. Namun demikian, karena pendaftaran nama domain menggunakan sistem "siapa cepat dia dapat" (first come first served) maka apabila Anda adalah pihak yang didahului oleh orang lain untuk domain sediamurah.com, maka 'pemiripan' nama domain seperti disediakanmurah.com juga bisa menjadi satu solusi menarik.
  10. Hindari Penuntutan Hukum
    Hal ini dapat terjadi manakala Anda menggunakan nama dagang/merk (termasuk melakukan 'pemiripan') perusahaan orang lain, nama tokoh, dan nama-nama berlisensi lainnya. Untuk itu, kami menyarankan Anda untuk tidak bermain api dalam kasus ini karena dapat menimbulkan tuntutan hukum yang serius terhadap Anda.
Lisensi Dokumen
Seluruh artikel yang termuat dalam situs ini ada dibawah kepemilikan dan hak cipta Apa Dong (dot) Biz yang dilindungi oleh Undang-undang. Kecuali dengan turut menyebutkan sumber (URL) halaman yang bersangkutan, seluruh artikel dalam situs ini tidak diperkenankan untuk dipublikasikan atau didistribusikan ulang dengan alasan apapun juga.